Kadang kalo lagi sendiri sering kepikiran bayangan-bayangan masa depan yang ga bisa gw prediksi. Ada rasa takut tapi kemudian ada juga motivasi yang memompa gw untuk terus maju. Sesuatu yang udah tertulis bukan berarti sesuatu yang mutlak. Semua masih bisa berubah dan kita ga pernah tau apa yang bakal terjadi dikemudian hari.
Kalo dipikir-pikir lagi, apa sih yang sebenernya gw cari dalam hidup ini? kepuasan batin? jati diri? pengakuan diri? Kalo mau dirangkum jadi satu, sebenernya lebih tepat dibilang apa manfaat yang bisa gw ambil dari segala tindakan gw. Segala hal yang gw lakukan.
Gw sering banget lupa sama hal-hal kecil yang justru malah jadi akar dari apa yang telah gw raih sampai detik ini. Contoh kecil, gw begitu ingin punya kamera SLR. Gw begitu ingin jadi fotografer, kerja di majalah. Semua itu cuma mimpi saat lulus SMA gw langsung kerja pada sebuah perusahaan farmasi di Jakarta. Mimpi dan cita-cita yang udah lama gw pupuk. Suatu kesempatan datang, gw memutuskan untuk melanjutkan kuliah dan akhirnya perlahan-lahan apa yang gw inginkan tercapai. Gw sekarang punya kamera SLR, gw punya pengalaman kerja dimajalah. Mimpi gw jadi kenyataan.
Dulu gw begitu ingin punya laptop. Terus nabung tapi duitnya kepake terus. Akhirnya ga jadi-jadi. Sekarang? gw punya laptop yang sangat berharga banget buat gw. Membantu gw mengerjakan tugas-tugas kuliah gw. Membantu gw dalam pekerjaan motret memotret gw, bikin poster, dll. Sesuatu yang dulu cuma ada dikepala gw yang akhirnya bisa gw pegang, bisa gw rasakan. Benar-benar sesuatu yang nyata.
Beberapa waktu lalu gw baca buku tentang persahabatan yang menceritakan lima orang sahabat yang kemana-mana selalu bersama. Suatu hari kebosanan mulai menghinggapi mereka. Dalam kebosanan itu, mereka memutuskan untuk berpisah selama tiga bulan. Ga ketemu, ga telpon, ga sms, ga ngobrol. Perlahan mereka sadar kalo selama ini mereka menagguhkan mimpi dan cita-cita mereka. Satu persatu akhirnya mulai memulai lagi apa yang telah mereka tinggalkan. Sesuatu yang berujung pada pencapaian terbaik mereka. Tiga bulan kemuadian mereka ketemu lagi. Bukan seperti yang dulu. Mereka telah berubah menjadi sosok yang lain. Tenggat waktu yang lama berpisah membuat mereka bagai menemukan kembali bagian diri mereka yang hilang. Beragam kisah baru mulai bertukar diantara mereka. Bersama, mereka berpetualang mencari makna hidup ini. Sebuah petualangan membuka mata mereka akan pentingnnya kebersamaan dan saling tolong menolong. Kisah yang memberi gw motivasi bahwa apapun yang gw lakukan di dunia ini harus ada tujuan dan golnya. Kalo gw yakin akan apa yang gw lakukan, gw harus berjuaang untuk meraihnya.
Gw ga mau bilang “Gw akan mencoba meraih” tapi gw akan bilang “gw bisa meraih”.
Bersyukur adalah satu hal penting yang terlupakan dalam setiap misi gw mengejar mimpi. Gw begitu sombong. Gw egois dan ga tau terima kasih. Dalam kesendirian gw mulai berfikir betapa jeleknya gw, betapa pecundangnnya gw. Gw ga mau jadi sampah. Gw mau jadi bagian dari tiang yang menopang masa depan. Kini, sebisa mungkin gw akan mensyukuri setiap nikmat yang gw dapet. Kalau khilaf gw datang, semoga bagian dari diri gw sanggup mengingatkan betapa pentingnya bersyukur.
Gw akan menyanyikan lagu terindah.. biarpun retak dan rusak.. gw ga akan patah semangat.
wahh..pales…baca ini kok bikin gw jadi semangat juga ya..paragraf terakhir mengena ke gw les “bersyukur adalah ……”
Thanks..