Biru dan Hitam

Bila Suatu Peristiwa Tak Bisa Direkam, Tulislah!

The Story Of Win and Mint March 31, 2009

Filed under: Cerita Sederhana — restu adjie @ 9:53 am

Win adalah cowok lucu, gemuk dan santai. Mint adalah cewek imut, kecil dan judes kalo lagi marah. Win dan Mint adalah sepasang kekasih. Mereka adalah pasangan serasi. Gw kenal mereka semenjak summer 2007 yang lalu.  Mereka selalu berseberangan, tapi justru itu yang unik dari mereka. Salah satu contoh yang baru-baru ini, Win ketemu sama seniornya waktu High School. Jelas mereka sapaan dong, dan ngobrol-ngobrol lah. Mint bete liat Win ngobrol sama cewek lain dan moodnya jadi jelek. Belum selesai, si senior ini minjem handphonennya Win. Win langsung ngasih dan Mint makin bete. Setiap Mint bete, Win selalu membalas dengan senyum dan bercanda. Tiba-tiba Mint jadi lembek lagi. Apakah ini sesuatu yang bagus? Hmm.. ga juga, karena yang kena malah gw dan 2 teman lainnya. Wakakaka.. marahnya di lampiaskan ke kita.. Hihihi~~~ jadi judes..

Intinya, kalo ngeliat mereka lagi berantem merupakan hiburan tersendiri buat kita. Apalagi kita seneng manas-manasin mereka, sambil bercanda tentunya. Ga ada yang serius-serius amat kok kalo gw pake kata judes atau marah karena kita semua sahabat.  Masih banyak cerita tentang pasangan kocak ini. Dan satu waktu mungkin bakal gw ceritain lagi.

-Adjie-

 

This Is Funny For Me…. “Anything” LOL March 26, 2009

Filed under: Cerita Sederhana — restu adjie @ 8:57 am

Ini sebenernya kisah kemaren. Di kampus. Gw dan 4 temen gw, Kwang Soo, Jay, Mint, dan Win rencananya mau makan siang bareng selesai kelas. Kita putuskan untuk makan di restoran yang namanya Spaghetti. Dari namanya udah tau dong menu utamanya apa? Ya, bener. Nasi goreng… lhoo? Haha.. Hari itu si Mint lagi pengen makan Spaghetti, maka jadilah kita kesana.

Di restoran itu ga cuma ada makanan berbau Italia, ada juga makanan Thailand. Menunya tebel banget dan kita bingung mau makan apa. Kecuali Mint kali yah, soalnya dia udah tau bakal makan apa. Haha.. setelah semua udah pesen makanan, tinggal Kwang Soo yang belom. Saking bingungnya dia ga tau mau makan apa. Setelah melewati perdebatan yang sulit dan melibatkan orang-orang penting dan para pejabat negara, tiba-tiba Win nyeletuk.

“Eh, ada makanan namanya Anything.” Dalam bahasa Inggris berlogat Thai tentunya.

“Eh, masa?”

Langsung lah semua mata menuju ke arah buku menu yang dipegang Win. Disitu tertulis: Anything 70 baht (Chef’s will choose for you). Wah, gw baru liat yang kaya gini. Sejauh pengetahuan gw, biasanya yang ada tuh menu spesial hari ini, atau menu rekomendasi hari ini. Ini beda sendiri, “Anything” Hahaha.. Ga pake mikir lagi, Kwang Soo langsung pesen “Anything”.

Setelah makanan datang, ternyata cukup memuaskan juga keliatanya. Daging tumisnya di potong gede-gede. Supnya juga mangkoknya lebih gede dari yang lain. Dan tambahan sayuran yang lebih banyak. Menurut yang makan sih katanya enak juga. Haha..

Oh iya, restoran ini juga ternyata porsinya lumayan banyak. Gw pesen nasi goreng yang ayamnya dipotong gede-gede dan agak banyak dari biasanya di tempat lain. Rasanya juga not bad laaaaah…

Sepanjang waktu kita makan, itu menu “Anything” jadi topik pembicaraan selain Girls Generation, hihihi… dan masih dibahas sampai akhirnya kita pisah pulang ke kosan masing-masing.

 

Haru Biru Dalam Hitam Yang Tak Merangkak.. March 26, 2009

Filed under: Puisi Dikala Iseng — restu adjie @ 5:39 am

Ini adalah bagian dari hati yang pernah bahagia..

Setiap alur yang bergerak menjadi penampar akan betapa indah masa lalu..

Terlalu lama hidup dalam bayangan yang tak bisa pudar..

Bukan karena semua begitu indah dikenang, namun tak lebih karena bawah sadar mengatakan jangan…

Katakan ya bilang hati mengatakan ini yang terbaik.. dan katakan tidak bila hati mengatakan kau akan hancur terbawa dalam langkah gelap tak berujung…

Terlalu banyak alasan, terlalu banyak dusta, kebohongan yang perlahan membunuh..

Aku adalah tuan atas tubuhku.. Aku adalah pemimpin bagi pikiranku… tapi seluruhku hanya milik-Nya..

Memandang gelap dalam cahaya biru pudar…

Aku pernah hidup dan kau tak nyata.. karena itulah aku dapat menulis betapa indahnya dirimu..

 

-Adjie-

26 Maret 2009

 

Nyanyikan Nada Terindahmu… Dalam Retak Tetap Tersenyum.. March 24, 2009

Filed under: Introspeksi Diri — restu adjie @ 9:28 am

Kadang kalo lagi sendiri sering kepikiran bayangan-bayangan masa depan yang ga bisa gw prediksi. Ada rasa takut tapi kemudian ada juga motivasi yang memompa gw untuk terus maju. Sesuatu yang udah tertulis bukan berarti sesuatu yang mutlak. Semua masih bisa berubah dan kita ga pernah tau apa yang bakal terjadi dikemudian hari.

Kalo dipikir-pikir lagi, apa sih yang sebenernya gw cari dalam hidup ini? kepuasan batin? jati diri? pengakuan diri? Kalo mau dirangkum jadi satu, sebenernya lebih tepat dibilang apa manfaat yang bisa gw ambil dari segala tindakan gw. Segala hal yang gw lakukan.

Gw sering banget lupa sama hal-hal kecil yang justru malah jadi akar dari apa yang telah gw raih sampai detik ini. Contoh kecil, gw begitu ingin punya kamera SLR. Gw begitu ingin jadi fotografer, kerja di majalah. Semua itu cuma  mimpi saat lulus SMA gw langsung kerja pada sebuah perusahaan farmasi di Jakarta. Mimpi dan cita-cita yang udah lama gw pupuk. Suatu kesempatan datang, gw memutuskan untuk melanjutkan kuliah dan akhirnya perlahan-lahan apa yang gw inginkan tercapai. Gw sekarang punya kamera SLR, gw punya pengalaman kerja dimajalah.  Mimpi gw jadi kenyataan.  

Dulu gw begitu ingin punya laptop. Terus nabung tapi duitnya kepake terus. Akhirnya ga jadi-jadi. Sekarang? gw punya laptop yang sangat berharga banget buat gw. Membantu gw mengerjakan tugas-tugas kuliah gw. Membantu gw dalam pekerjaan motret memotret gw, bikin poster, dll. Sesuatu yang dulu cuma ada dikepala gw yang akhirnya bisa gw pegang, bisa gw rasakan. Benar-benar sesuatu yang nyata.

Beberapa waktu lalu gw baca buku tentang persahabatan yang menceritakan lima orang sahabat yang kemana-mana selalu bersama. Suatu hari kebosanan mulai menghinggapi mereka. Dalam kebosanan itu, mereka memutuskan untuk berpisah selama tiga bulan. Ga ketemu, ga telpon, ga sms, ga ngobrol. Perlahan mereka sadar kalo selama ini mereka menagguhkan mimpi dan cita-cita mereka. Satu persatu akhirnya mulai memulai lagi apa yang telah mereka tinggalkan. Sesuatu yang berujung pada pencapaian terbaik mereka. Tiga bulan kemuadian mereka ketemu lagi. Bukan seperti yang dulu. Mereka telah berubah menjadi sosok yang lain. Tenggat waktu yang lama berpisah membuat mereka bagai menemukan kembali bagian diri mereka yang hilang. Beragam kisah baru mulai bertukar diantara mereka. Bersama, mereka berpetualang mencari makna hidup ini. Sebuah petualangan membuka mata mereka akan pentingnnya kebersamaan dan saling tolong menolong. Kisah yang memberi gw motivasi bahwa apapun yang gw lakukan di dunia ini harus ada tujuan dan golnya. Kalo gw yakin akan apa yang gw lakukan, gw harus berjuaang untuk meraihnya.

Gw ga mau bilang “Gw akan mencoba meraih” tapi gw akan bilang “gw bisa meraih”.

Bersyukur adalah satu hal penting yang terlupakan dalam setiap misi gw mengejar mimpi. Gw begitu sombong. Gw egois dan ga tau terima kasih.  Dalam kesendirian gw mulai berfikir betapa jeleknya gw, betapa pecundangnnya gw. Gw ga mau jadi sampah. Gw mau jadi bagian dari tiang yang menopang masa depan. Kini, sebisa mungkin gw akan mensyukuri setiap nikmat yang gw dapet.  Kalau khilaf gw datang, semoga bagian dari diri gw sanggup mengingatkan betapa pentingnya bersyukur.

Gw akan menyanyikan lagu terindah.. biarpun retak dan rusak.. gw ga akan patah semangat.

 

The Gee Virus… Spreading All Over The Back Row! March 23, 2009

Filed under: Cerita Sederhana — restu adjie @ 2:25 pm

Sudah lebih dari 10 tahun aku tidak menulis di blog ini. Teringat oleh kata-kata sahabatku, “Adjie.. udah makan belom?” datanglah kembali inspirasi yang sempat terlupakan itu. Hihihi~~

Balik nulis lagi.. maaf buat yang sudah menunggu lama, soalnya yaaa.. maklumlah.. gw kan sibuk banget. Gw hampir ga ada waktu untuk main-main ke blog ini dan menulis *tiba-tiba mual baca tulisan sendiri*. Hari ini gw akan menulis laporan yang akan menggemparkan seluruh dunia. Apakah itu? Gw lagi demam girlband Korea yang namanya Girls Generation! Wah, heboh! pasti kalian yang baca ini sekarang lagi terkaget-kaget karena membaca berita ini. Gw bisa mengerti perasaan kalian yang bahagia campur haru. Pasti ada sebagian dari kalian yang menangis bahagia, sebagian lagi mungkin sedang menyusun rencana untuk membantu gw dalam melaksanakan misi mulia ini. Dari lubuk hati yang paling dalam, gw berterima kasih atas segala nikmat yang diberikan kepada gw. Terima kasih juga untuk manager dan bapak produser, teman-teman sesama musisi, toko-toko yang menjual album kami, pecinta musik Indonesia dan terutama penggemar kami di seluruh tanah air. Lhoo??

Btw, tahukah anda kegiatan menarik saat sendirian dan Internet menjadi pilihan satu-satunya.. selain bokep tentunya.. wakakaka… Online flash chat. Ya benar! dengan membeli produk kami anda telah menyumbangkan 10% dari pendapatan anda untuk membantu sesama. Kami menawarkan produk yang berbeda dari biasanya yang akan… eh, ini apaan?? Lol..

Okeh, kembali ke topik awal.. Jadi ceritanya gw lagi demam Girls Generation dengan lagu mereka “Gee”. Percaya ga percaya gw telah berhasil dengan sukses mengunduh beberapa video konser mereka. Bahkan gw udah me-refresh tipe cewek idaman gw seperti Taeyeon, salah satu anggota Girls Generation.. Hahahaha…. asal.. :p

Di kampus juga sempet heboh.. Gw duduk dibarisan belakang dan mulai nyanyi-nyanyi Gee. Ternyata bukan cuma gw yang doyan.. beberapa temen gw juga doyan. Jadilah itu heboh di barisan belakang. Pada joget-joget dan nyanyi-nyanyi. Yang cewek-cewek pada niruin jogetnya.. yang cowok ketawa-ketawa cabul.. lhoo? Dosen ga liat karena kita pandai berkamuflase. Kami begitu ahli dalam hal “Invincible” hehehe.. Bukan cuma Girls Generation, Wonder Girls pun ga habis jadi bahan becandaan kita di barisan belakang..  Buat lw-lw semua yang belom denger lagunya, cobalah sesekali manjakan kuping lw sama lagu mereka. Cuma, gw ga bertanggung jawab kalo lw kecanduan. Seperti ahli filosofi, Socrates pernah bilang: “Girls Generation Is The Center Of The Universe” Hihihi~~~

Hmm.. udahan ya…