Saat terjaga, aku mendapati diriku duduk sepi dalam keramaian.
Cuma itu yang kulihat.. cuma itu yang ada dimataku..
Ini terdengar berlebihan, tapi sungguh aku tak tahu bagaimana mengutarakannya..
Sepertinya terlambat, ya semua terlambat..
Hu.. jangan menyerah bodoh.. Ingat baru 4… angka 4.. itu belum berarti apa-apa
Lalu apa yang harus aku lakukan?
Hmm… pikiran licik mulai memenuhi otakku..
Bukan.. itu bukan aku..
Jadi bagaimana caranya?
Pelan-pelan.. jangan salah melangkah. lihat didepan sana ada seberkas cahaya terang..
Satu lagi, sesuatu yang sempurna belum tentu tidak memiliki celah..
Cari celah sekecil apapun.. cobalah untuk dianalisa..
Cari caraku sendiri untuk masuk melalui celah itu..
Temukan jalanku, cari hatiku, raih bahagiaku..
Kalaupun gagal nantinya, aku masih bisa berjalan dengan bangga..
Itu caraku.. itulah diriku.. apalagi yang aku harapkan
24 April 2008
-Adjie-